Bencana Alam di awal Januari Tahun 2021
Assalamualaikum wr.wb.
Halo semuaa, kembali lagi di blog Naya. Kali ini Naya akan membahas tentang Bencana alam yang ada di Indonesia awal Januari tahun 2021.
Berikut adalah beberapa bencana alam yang terjadi pada awal Januari Tahun 2021 di Indonesia:
• Longsor Sumedang
Bencana tanah longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung pada 9 Januari 2021 sekitar pukul 15.00 WIB. Tanah longsor kembali terjadi di daerah tersebut sekitar pukul 19.30 WIB. Bencana tersebut selain merenggut korban jiwa juga menyebabkan kerusakan banyak rumah warga. Tim SAR sudah menemukan sebanyak 32 korban yang tewas dalam bencana longsor ini.
Sejauh ini masih terus dilanjutkan dengan menggunakan sejumlah peralatan. Adapun pencarian dibagi ke empat sektor, mulai dari perumahan warga, lapangan, hingga area yang diduga tertimbun banyak korban.
• Banjir Kalimantan Selatan
BNPB mencatatkan, kejadian banjir di Kalimantan Selatan melanda kabupaten Tapin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan Kabupaten Balangan.
Banjir Kalsel ini menyebabkan ribuan rumah terendam, puluhan ribu jiwa terdampak, dan jalan atau akses transportasi terputus.
Banjir menggenangi ratusan rumah warga dengan kedalaman rata-rata 50 cm hingga 100 cm. Di Maluku Utara, BPBD Halmera Utara mencatat sedikitnya 2.863 orang mengungsi akibat rumahnya terendam oleh banjir.
• Banjir dan Longsor Manado
Bencana banjir dan longsor terjadi di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara telah merenggut setidaknya lima korban jiwa serta menyebabkan satu orang hilang dan memaksa 500 warga mengungsi.
Menurut BNPB bencana tersebut juga menyebabkan dua rumah rusak berat dan 10 rumah rusak sedang. Banjir yang meliputi wilayah tersebut menimbulkan genangan deng tinggi rata-rata setengah hingga 3 meter.
• Gempa Mamuju dan Majene Sulbar
Gempa bumi mengguncang kawasan Majene, Mamuju dan sekitarnya, di wilayah provinsi Sulawesi Barat pada Kamis 14 Januari 2021 dengan magnitudo 5,9.
Kemudian, gempa dengan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Majene dan terasa hingga Mamuju. BNPB mengatakan bahwa terdapat korban jiwa yaitu 81 jiwa.
• Erupsi Gunung Sinabung dan Semeru
Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengeluarkan awan panas guguran sejauh 4,5 km. Masyarakat yang bermukim di Desa Sumber Mujur dan Desa Curah Koboan dan sekitarnya agar waspada dalam mengahadapi potensi bencana yang dapat ditimbulkan.
Dalam hal ini, khususnya masyarakat di sekitar Daerah Aliran Sungai(DAS). Curah Kobokan diimbau agar tetap waspada dalam menghadapi adanya intensitas curah hujan yang tinggi, sebab hal itu dapat memicu terjadinya banjir lahar dingin.
BPBD melaporkan erupsi Gunung Sinabung pada hari Minggu, menyemburkan debu setinggi kurang lebih 500 meter. Saat ini, Gunung Sinabung berada pada status Level III (SIAGA) dengan rekomendasi warga maupun petani agar tidak melakukan aktivitas di desa-desa direlakolasi, serta lokasi di dalam radius 3 km dari puncak Gunung Sinabung.
Jadi, Bencana alam itu tidak tau datangnya kapan karena itu sudah direncanakan oleh Allah Swt. Maka kita harus bersyukur atas nikmat Allah Swt, dan jangan menyia-nyiakan atas nikmat yang diberikan oleh Allah Swt.
Sekian dari saya๐
Wassalamualaikum wr.wb.
๐๐๐
BalasHapusMkasih
Hapusmakasii jadi nambah ilmu
BalasHapusMkasih
HapusSama sama
Hapus๐ค๐
BalasHapusMkasih
HapusBagus banget semangat ๐๐๐
BalasHapusnicee๐
BalasHapusMkasih
HapusOkey nice
BalasHapusMkasih
HapusKeren banget๐๐
BalasHapusMkasih
Hapus������ baguss
BalasHapusMkasih mb
Hapus๐๐๐๐๐๐๐๐
BalasHapusMkasih
HapusSemangat...pengetahuan lebih penting dan bernilai daripada emas permata. Dengan pengetahuan dan ilmu yang baik, kamu akan muda meraih cita citamu...bravo kak
BalasHapuskerenn๐คฉ๐คฉ
BalasHapusMkasih
Hapussemoga selalu dalam lindungan Allah SWT dan dijauhkan dari bencana
BalasHapusMkasih
HapusWah
BalasHapusMkasih
HapusNice, ditunggu info² selanjutnya
BalasHapusIyaa makasih
HapusMenambah informasi๐๐๐
BalasHapusMkasih mb
HapusMkasih
BalasHapus